5 Fakta Tiktok Shop Buka Lagi Bersama Tokopedia, Apa Dampaknya?

oleh -31 Dilihat
oleh

JAKARTA – Kabar dibukanya kembali TikTok Store memang benar adanya. Bisnis e-commerce baru ini nampaknya telah menggandeng penyedia teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), seperti dilansir media internasional dan internasional sebulan lalu.

Sebelumnya, Tik Tok Store di Indonesia membekukan e-commerce pada aplikasinya karena melanggar Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 yang melarang aktivitas e-commerce dan media sosial dalam satu aplikasi.

Namun kini, setelah diumumkan Menteri Perdagangan pada tanggal 31, Tik Tok kembali hadir dan mengusulkan GoTo yang akan didukung oleh ekosistem Gojek, Tokopedia, GoTo Financial, PT Bank Jago dan cabang lainnya.

Berikut lima fakta toko Tiktok yang resmi dibuka kembali dengan Tokopedia: 1. Proyek tersebut selesai pada awal tahun 2024. Integrasi TikTok dan Tokopedia diharapkan selesai pada kuartal pertama tahun 2024. Pasalnya, pembahasan mengenai hal tersebut Investasi ByteDance (induk perusahaan TikTok) ke Tokopedia sangat terjadi dan bisa membawa banyak keputusan.

Saat ini, pemerintah Indonesia juga menetapkan TikTok Shop memenuhi persyaratan perdagangan elektronik (PMSE), seperti pemisahan antara media sosial dan e-commerce, dan izin penjualan.

2. Membangun Platform Baru Kolaborasi antara Tiktok Shop dan Tokopedia diharapkan dapat menciptakan produk atau platform e-commerce baru yang mungkin berbeda dari Tokopedia dan mungkin mirip dengan Tiktok Shop. Hal ini untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi pengguna TikTok dan Tokopedia.

3. Jumlah Investasi: Penerbit teknologi PT Goto Gojek Tokopedia Tbk akan menerima investasi sebesar 1,5 miliar dolar AS dari unit bisnis TikTok Shop Tokopedia. Rencananya, Tokopedia akan menggabungkan Tokopedia dan TikTok Shop di bawah PT Tokopedia.

Namun TikTok akan memiliki kendali atas PT Tokopedia di masa depan. Kepemilikan TikTok sendiri sebesar 75,01 persen, sedangkan GoTo mempertahankan kepemilikannya di angka 24,99 persen.

4. Pemberdayaan UMKM Kemitraan Tokopedia dan TikTok bertujuan untuk meningkatkan manfaat bagi pengguna dan pelaku UMKM Indonesia. Berkembangnya kemitraan bisnis ini juga akan membawa manfaat bagi GoTo yang merupakan mitra ekosistem Tokopedia.

Ke depan, TikTok, Tokopedia, dan Goto berkomitmen untuk memberikan manfaat berharga bagi UKM Indonesia melalui e-commerce dan mendorong penciptaan jutaan lapangan kerja baru. Dengan kemitraan usaha ini, diperkirakan 90 persen pelaku usahanya adalah UMKM.

5. Masih Menunggu Persetujuan Pemerintah TikTok Store dan Tokopedia masih menunggu persetujuan dari pemerintah Indonesia untuk resmi beroperasi sebagai platform e-commerce baru. Menteri Investasi sekaligus Presiden BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan perizinan TikTok Shop dan Tokopedia akan segera selesai.

Kata Bahlil saat ditemui di Jakarta, Senin (11/12).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *