Bupati dan Wabup Tinjau Banjir di Bengalon Sekaligus Serahkan Bantuan

oleh

INFO KUTIM Bupati dan Wabup Tinjau Banjir di Bengalon Sekaligus Serahkan Bantuan. Banjir yang melanda tujuh desa di Kecamatan Bengalon mengakibatkan beberapa desa terdampak. Usai peletakan batu pertama masjid di Gang Karya, Jalan Dayung, Bupati dan Wabup tinjau sekaligus berikan bantuan sembako. Sabtu (4/11/2021).

Ikut dalam peninjauan banjir tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kutim Arpan, Dandim 0909/Kutim Letkol Czi Heru Aprianto, Kepala Dinas Sosial Jamiatul Khair Daik dan Kades Desa Sepaso, Sepaso Barat, Sepaso Timur.

Ardiansyah Sulaiman dalam kesempatan itu meminta Camat beserta jajarannya untuk terus memantau kondisi warga, serta melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim. Kemudian, menyediakan tempat evakuasi bagi warga yang tidak bisa melakukan aktivitas lagi dirumahnya.

“Mudah-mudahan melalui bantuan (sembako) yang diberikan ini bisa membantu ringankan beban warga yang terdampak banjir ini. Serta harus selalu hati-hati karena banyak buaya,” ucapnya.

Bupati dan Wabup Tinjau Banjir di Bengalon

Di tempat yang sama, Camat Bengalon Suharman mengatakan, selama dua minggu ini wilayah Bengalon telah dilanda banjir. Hampir semua penduduk terdampak banjir, yang merupakan luapan sungai Tepian Langsat.

“Saya bersama tim lainnya terus meninjau di lapangan untuk melakukan antisipasi. Ada beberapa titik yang lumpuh dan warga tidak bisa melakukan kegiatan dirumah maupun diluar,” ungkap Suharman.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jamiatul Khair Daik mengatakan, bantuan disiapkan untuk 2.000 Kepala Keluarga (KK) korban banjir Bengalon terdiri dari, beras 20 ton, mie instan 2.000 dos, sarden 16.000 kaleng, gula 4.000 kg, minyak Goreng 4.000 liter, kecap manis 4.000 botol, saos Sambal 4.000 botol, teh celup 4.000 kotak dan Kopi 2.000 bungkus.

“Dalam satu paket berisi, masing- masing beras 10 kg, mie instan 1 dos, sarden 8 kaleng, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, kecap manis 2 botol, saos Sambal 2 botol, teh celup 2 kotak dan kopi 1 bungkus. Total harga per paket Rp 460.000,” ungkap Jamiatul.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Camat Bengalon, ada 7 desa yang terdampak. Sepaso Selatan 300 KK, Sepaso Timur 300 KK, Tepian Langsat 250 KK, Sepaso Induk 800 KK, Sepaso Barat 155 KK, Tepian Indah/Tepian Raya 121 KK dan Tepian Baru 74 KK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.