DPRD Kutim Gelar RDP, Terkait Kerisis Keuangan Yayasan STIPER Sangatta » Berita Kutim

oleh

BERITA KUTIM. SANGATTA – DPRD Kutim Gelar RDP, Terkait Kerisis Keuangan Yayasan STIPER Sangatta, menindaklajuti surat dari alumni sekolah tinggi pertanian (IKA STIPER) terkait permasalahan krisis keuangan Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutim, Rapat dengar pendapat umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Bersama Pemkab Kutim , digelar diruang Hearing Sekretariat DPRD Kutim Kawasan Pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Timur Bukit Pelangi, pada Selasa ( 12/ 04/ 2022).

Alek Bhajo bersama alumnus STIPER saat ikuti Rapat Dengar Pendapat di ruang hearing DPRD kutim

Rapat dengar pendapat (RDP) di pimpin langsung Ketua DPRD Kutim Joni, S. Sos., didampingi Wakil ketua II Arfan, S.E., dihadiri Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, serta dari Plt Kadisdik Irma Yuwinda, Kabag Kesra Setkab Kutim Andi Rahman,  Pengurus Yayasan STIPER Kutim, perwakilan Dosen STIPER Kutim, perwakilan ikatan alumni STIPER Kutim, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM), Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), dan himpunan mahasiswa sekolah tinggi pertanian (STIPER) Kutai Timur.

Dalam rapat dengar pendapat masing-masing perwakilan menyampaikan pertayaan dan penyebab apa yang sebenarnya terjadi pada STIPER Kutim, serta  mendengarkan penjelasan dari pengurus Yayasan STIPER kutim.

Dalam rapat dengar pendapat wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang Mengatakan, tidak ada niat dari pemerintah untuk menutup STIPER berdasarkan isu yang berkembang, “sekali lagi tidak ada itu, tegas kasmidi.

Untuk STIPER pihak pemerintah dan DPRD Kutim sudah menganggarkan untuk STIPER sekitar 3.5 Milyar, dan sama nilainya untuk Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) dan masih ada anggaran perubahan, “Kita tidak pernah tutup mata akan apa yang terjadi pada STIPER,” ungkapnya.

Terkait permasalahan yang terjadi mari kita carikan solusinya, salah satunnya dari 679 mahasiswa ada 100 dosen pengajar dan Staff, tentunya Yayasan STIPER itu sendiri sudah seharusnya berbenah, baik itu pengurus Yayasan tersebut.

Suasana rapat dengar pendapat di Ruang Hearing DPRD Kutim

Terkait permasalahan anggaran bukan menjadi masalah, karena kita dari pemerintah dan DPRD kutim sudah menyiapkan semua, akan tetapi sekarang ini Struktur yang ada di yayasan itu sendiri harus kita benahi terlebih dahulu, karena sekarang ini masa kepengurusan Yayasan itu sendiri sudah habis.

“ nantinya kita bisa lakukan test tehadap pengurus Yayasan itu sendiri, diharapkan nanti kedepanya kita pilih orang yang memang menguasai dibidangnya, ujar kasmidi.

DPRD Kutim Gelar RDP, Terkait Kerisis Keuangan Yayasan STIPER Sangatta

Ketua DPRD Kutim Joni, S. Sos., mengatakan, setelah mendengarkan penjelasan dari Pemerintah, “semoga dalam waktu dekat ini permaslahan ini bisa terselesaikan, yang pertama dari DPRD Kutim akan membentuk Panitia Kerja (PANJA) yang nantinya akan berkoordinasi pada pihak – pihak terkait.”

“ diharapkan dengan adanya Panitia Kerja (PANJA) ini, kedepanya tidak lagi terjadi permasalahan seperti sekarang ini yang terjadi pada STIPER ,” kata Joni.

Politisi PPP ini juga mengatakan, masalah yang paling krusial adalah tidak adanya  keteransparanaan antara pengurus Stiper dengan pengurus Yayasan STIPER, karena komonikasi antara keduanya dianggap kurang baik, tentunya pasti ada solusinya, kata Joni.

Selanjutnya, terkait dengan penyegaran kepengurusan Yayasan STIPER pihak DPRD kutim menyerahkan kepada Pemerintah yang memiliki kewenangan terhadap permasaslahan tersebut.(vnt)

kata kunci : DPRD Kutim Gelar RDP, Terkait Kerisis Keuangan Yayasan STIPER Sangatta

Post Views: 65

Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.