GM Utut Adianto: Turnamen Catur JAPFA Year End 2023 Memunculkan Banyak Kejutan

oleh -43 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM.COM, Jakarta – Turnamen Catur Akhir Tahun JAPFA 2023 yang diikuti 401 peserta dari 18 provinsi, berakhir pada Minggu (17 Desember) sore di Wisma Kemenporah, Senayan, Jakarta. Ada beberapa kejutan dalam turnamen yang berhadiah total dana Rp 73.400.000 ini.

“Turnamen Tahunan JAPFA 2023 membawa banyak kejutan. Pada kategori terbuka, Gilbert Elroy (DKI) menjadi juara, Asonaji dari Cilegon menempati posisi kedua, dan pemain luar Jawa menempati posisi ketiga. Jackie Dyaulhak berasal dari Sulawesi Tenggara. Cilegon juga banyak menghasilkan kejutan: beberapa pecaturnya meraih kemenangan. “Selamat kepada Silegon,” ujar GM Utut Adianto, Ketua Umum PB Perkasi, usai turnamen berakhir. Pemain catur Silegon

Pecatur Silegon lainnya yang berhasil menjadi juara pada turnamen ini adalah Alisha Bastricia Amy Muthofa (juara U-12 putri), Putri Hazarizma (runner-up putri U-16) dan Renard Christopher (juara putra U-16). GM Utut Adianto (INFOKUTIM.COM.com/Franciskus Adihyuda)

“Distribusi pecatur semakin meningkat. Ini sangat bagus untuk perkembangan catur kita. “Kedepannya Perkasie PB akan menyelenggarakan turnamen pemeringkatan FIDE setiap tiga bulan sekali,” ujarnya.

Politisi PDIP ini mengatakan, pada tahun 2024 mendatang, pecatur akan menggelar dua event yang digelar secara bersamaan, yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Olimpiade.

“PB Perkasi tidak akan menghalangi para pecaturnya untuk berlaga di PON. Perkasie memahami para pecatur berpeluang menghasilkan uang dari PON. “Perkasie akan mempersiapkan pecatur terbaik junior dan seniornya untuk Olimpiade.” Madina adalah yang terkuat dalam duel

Sedangkan pada kategori Duel Match yang dimainkan sebanyak 6 ronde, IM Madina Varda Aulia yang memiliki rating Elo tertinggi (2332) keluar sebagai juara setelah mengalahkan WGM Dewi AA Citra dengan selisih tipis 3,5 poin: 2. 5 poin.

“Saya gugup. Pertandingan tersebut sebenarnya merupakan kekalahan bagi saya pada awalnya, namun karena Dewey A.A. Citra melakukan kesalahan kecil dan pertandingan berakhir imbang,” kata Medina.

Menurutnya, pada tahun 2024 mendatang ia akan fokus meningkatkan peringkatnya dengan mengikuti banyak turnamen di luar negeri.

“Pada tahun 2024, saya akan fokus meningkatkan peringkat saya dengan mengikuti banyak turnamen di luar negeri. “Saya juga ingin mencapai norma grandmaster putra,” jelas Medina yang akan membela Jabar di PON 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *