Hadi Apriliawan Buat Inovasi Alat Pasteurisasi Latte Electricity (LE), Susu Peternak Jadi Awet

oleh -33 Dilihat
oleh

JADILAH PENDIDIKAN – Susu segar, terutama susu sapi atau kambing, mudah rusak jika tidak disimpan dengan benar. Hal inilah yang menjadi permasalahan di Desa Sragi, Banyuwangi.

Susu yang sudah lama tidak disimpan dan mengandung bakteri patogen dapat menimbulkan penyakit pada yang mengkonsumsinya.

Hal inilah yang membuat para pemuda desa Hadi Aprilyavan berpikir untuk membantu para pemburu di desanya.

Terlahir dari keluarga peternak, Hadi Apriliavan berjuang menemukan alat yang dapat mengatasi permasalahan lama yang dihadapi para petani.

Hadi pun berpikir untuk mengembangkan alat pasteurisasi.

Terakhir, pada tahun 2007, pria kelahiran 21 April 1989 ini berkesempatan melakukan penelitian dalam Program Kreatif Mahasiswa (PKM) semasa menjadi mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Bravia. Terakhir, Hadi berhasil menemukan teknologi pasteurisasi modern berbasis arus listrik bernama Latte Electricity (LE).

Melalui CV Innovationana Anak Negeri, Hadi mengembangkan dua tipe mesin LE berdasarkan ukurannya, yakni 20 liter dan 1,2 ton.

Hadi Engine Development telah memproduksi dan menjual 50 unit mesin LE 20 liter dan tiga unit mesin LE 1,2 ton.

Tidak berhenti pada proses pasteurisasi, penelitian Hadi berlanjut dengan produksi keju dan yogurt yang masih diblender di mesin LE miliknya.

Ketersediaan alat LE membawa harapan baru bagi para peternak.

Pasalnya, dengan metode kejut listrik, susu dapat disimpan lebih lama dan protein serta nutrisi pada susu segar yang dihasilkan para peternak tetap terjaga.

Kini ketrampilan Hadi meningkat pesat dan kini ia memiliki pabrik berlantai empat di Desa Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Tak heran jika Hadi menjadi salah satu peraih SATU Indonesia Astra Technology Award 2016. Jangan terkecoh, berikut cara membedakan busi asli dan palsu. misalnya alat pengapian pada ruang bakar sepeda motor. Tanpa busi, mesin sepeda motor INFOKUTIM.COM.co.id 24 Januari 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *