Hari Ibu Tanggal 22 Desember atau 14 Mei 2023? Begini Sejarahnya

oleh -43 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM, Jakarta – Hari Ibu di Indonesia diperingati pada tanggal 22 Desember. Tahun ini, 2023, tanggalnya jatuh pada hari Jumat. Ini merupakan momen penting yang diperingati secara nasional di Indonesia. Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap tahun untuk menghormati peran luar biasa dan pengorbanan ibu dalam membangun keluarga dan masyarakat.

Peringatan Hari Ibu di Indonesia mempunyai akar sejarah yang dalam, dimulai pada Kongres Perempuan Indonesia pertama di Yogyakarta pada tanggal 22-25 Desember 1928. Kongres ini merupakan momen penting yang mengawali peringatan Hari Ibu sebagai pengakuan atas jasa ibu. berperan dalam pembangunan bangsa,” dikutip dari situs resmi Kemenpppa (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia).

Berbeda dengan Hari Ibu di Indonesia, Hari Ibu Internasional atau Mother’s Day 2023 diperingati pada tanggal 14 Mei yang jatuh pada hari Minggu kedua bulan Mei setiap tahunnya. Di negara-negara Eropa, Kanada, Amerika, Australia dan Selandia Baru, Hari Ibu merupakan waktu yang sangat meriah.

Meski terdapat perbedaan tanggal, namun baik Hari Ibu di Indonesia maupun Hari Ibu di berbagai negara memiliki esensi yang sama. Kedua perayaan Hari Ibu ini merupakan cara yang mendalam untuk berterima kasih kepada seluruh ibu atas dedikasi, kasih sayang, dan peran penting mereka dalam keluarga dan masyarakat.

Sejarah Hari Ibu Internasional lebih dari sekedar menghormati ibu. Ide ini pertama kali muncul di Amerika Serikat pada tahun 1872 dan diperkenalkan oleh aktivis hak-hak perempuan dan penulis terkenal Julia Wood Howe. Hari Ibu Internasional bukan hanya sekedar momen penghormatan, namun juga upaya memperjuangkan emansipasi perempuan saat itu.

Berikut INFOKUTIM.COM ulas sejarah peringatan Hari Ibu nasional dan internasional pada Rabu (20/12/2023).

Sejarah Hari Ibu di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 22 Desember berakar kuat pada peristiwa Kongres Perempuan Indonesia pertama di Yogyakarta pada tahun 1928.

Kongres ini menjadi titik tolak penting gerakan perempuan Indonesia pada masa pra kemerdekaan. Diadakan pada tanggal 22 hingga 25 Desember, hanya dua bulan setelah Kongres Pemuda II, dimana Janji Pemuda disahkan.

1. Komite Kongres Perempuan Indonesia yang dipimpin oleh R. A. Soekanto, Nyi Hadjar Dewantara dan Soejatin, melibatkan 30 organisasi dari 12 kota di Pulau Jawa dan Sumatera. Dari hasil kongres tersebut diputuskan untuk membentuk federasi organisasi perempuan yang disebut Persatuan Perempuan Indonesia (PPI) yang akan menjadi wadah pemajuan hak-hak perempuan.

Penetapan Hari Ibu yang baru terjadi pada Kongres Perempuan Indonesia ke-3 pada tanggal 23 dan 28 Juli 1938 yang diprakarsai oleh Komite Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (KPKPAI) yang dipimpin oleh Emma Puradiredja.

Saat itu, Persatuan Istri Indonesia (PII) mengusulkan agar Hari Ibu ditetapkan pada 22 Desember, bertepatan dengan jadwal hari pertama Kongres Perempuan Indonesia Pertama. Selain penetapan Hari Ibu, hasil kongres ini juga mengutarakan RUU Perkawinan Muslim yang diajukan Maria Ulf.

Pada tahun 1959, Hari Ibu resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden No. 316 Tahun 1959. Langkah ini menegaskan pengakuan sejarah dan peran penting perempuan dalam pembentukan dan pembangunan negara.

Oleh karena itu, wajar jika tanggal 22 Desember menjadi waktu yang diturunkan setiap tahunnya untuk memperingati Hari Ibu Nasional di Indonesia. Hal itu merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap perempuan Indonesia.

Hari Ibu Internasional atau International Mother’s Day 2023 diperingati pada Minggu, 14 Mei. Peringatan Hari Ibu Internasional berlangsung setiap tahun pada hari Minggu kedua bulan Mei, namun pada tahun 2023 bertepatan dengan hari Minggu tanggal 14 Mei 2023.

Sejarah perayaan Hari Ibu Internasional dimulai pada zaman Yunani dan Roma kuno. Saat itu sedang berlangsung festival untuk menghormati ibu dewi Rhea dan Cybele. Festival tersebut kemudian berubah dan dikenal sebagai “Minggu Ibu” dalam tradisi Kristen Eropa.

Hari Minggu Ibu, yang dirayakan pada hari Minggu keempat Prapaskah, akhirnya menjadi hari libur yang lebih sekuler di mana anak-anak memberikan bunga dan hadiah lainnya kepada ibu mereka. Kebiasaan ini kemudian digabungkan dengan Hari Ibu di Amerika Serikat pada tahun 1930-an dan 1940-an.

Awal mula perayaan Hari Ibu Internasional diawali oleh Ann Jarvis yang memulai Hari Ibu setelah kematian ibunya, Ann Reeves Jarvis, pada tahun 1905. Anna Jarvis kemudian memulai “Hari Persahabatan Ibu” untuk mempromosikan persahabatan antar ibu di kehidupan sipil. perang

Setelah menetapkan Hari Ibu pada hari Minggu kedua bulan Mei, Presiden AS Woodrow Wilson mengesahkan undang-undang untuk menjadikan Hari Ibu Internasional sebagai perayaan nasional di Amerika Serikat.

Maka masuk akal jika Hari Ibu Internasional yang diperingati setiap tanggal 14 Mei merupakan saat untuk merayakan cinta dan penghargaan terhadap para ibu di seluruh dunia. “Terima kasih banyak atas cinta tiada akhir yang selalu kamu berikan. Selamat Hari Ibu!” “Cintamu tiada tandingannya, Bu. Selamat Hari Ibu untuk wanita luar biasa dalam hidupku.” “Seorang ibu adalah pahlawan sejati yang tidak pernah lelah. Selamat Hari Ibu, semoga selalu diberkati.” “Hari ini untukmu ibu. Terima kasih atas semua pengorbanan dan cintamu. Selamat Hari Ibu!” “Setiap doa yang kubaca selalu menyebut namamu. Terima kasih atas cintamu yang tak ada habisnya, Selamat Hari Ibu!” “Kata-kata tidak cukup untuk mengungkapkan apa arti keberadaanmu. Selamat Hari Ibu, ibu terbaik di dunia!” “Bu, ibu adalah teladan kesabaran, kasih sayang dan kekuatan. Terima kasih, Selamat Hari Ibu!” “Setiap langkah yang aku ambil, aku merasakan sentuhan cintamu. Selamat Hari Ibu, semoga seindah cintamu.” “Kamu adalah pendukung kuat dalam hidupku. Selamat Hari Ibu, semoga hari ini penuh kebahagiaan untukmu!” “Bu, ibu selalu menjadi sosok yang menginspirasi. Terima kasih atas segalanya. Selamat Hari Ibu!” “Setiap langkahku adalah doamu. Selamat Hari Ibu untuk sosok yang selalu ada untukku di setiap detik hidupku.” “Cintamu tak bersyarat, doamu tak pernah habis. Selamat Hari Ibu untuk pahlawan sejati dalam hidupku!” “Bu, kamu adalah cinta pertama yang tak pernah pudar. Selamat Hari Ibu untuk sosok yang tak tergantikan.” “Cintamu bagaikan cahaya yang menerangi setiap langkahku. Selamat Hari Ibu untuk wanita penyayang.” “Setiap hari adalah hari ibu ketika aku merasakan sentuhan kebaikanmu. Selamat hari ibu untukmu, ibu sayang!” “Bu, semua yang ibu lakukan membuat hidup menjadi lebih indah. Terima kasih, Selamat Hari Ibu untuk wanita luar biasa!” “Ada hikmah yang terukir di setiap kata-kata nasehatmu. Selamat Hari Ibu untuk sosok yang penuh cinta dan hikmah.” “Hari ini untukmu ibu. Selamat hari ibu untuk sosok yang penuh kelembutan dan keteguhan.” “Bu, aku merasakan hangatnya pelukanmu di setiap detik hidupku. Terima kasih, Selamat Hari Ibu!” “Dibalik senyumanmu ada cinta yang tak terhingga. Selamat Hari Ibu untuk wanita yang selalu memberikan yang terbaik.” “Untuk wanita paling luar biasa dalam hidupku, Selamat Hari Ibu! Cintamu adalah cahaya penuntunku.” “Bu, kekuatan dan cintamu menginspirasiku setiap hari. Aku mengucapkan selamat Hari Ibu yang penuh dengan kegembiraan.” “Selamat Hari Ibu untuk ratu keluarga kami. Kebaikan dan kebijaksanaan Anda terpancar dalam hidup kami.” “Terima kasih telah menjadi batu karang, pembimbing, dan sahabat terbaikku. Selamat Hari Ibu, Bu!” “Pada hari istimewa ini saya merayakan cinta dan perhatian yang Anda berikan kepada saya. Selamat Hari Ibu!” “Bu, pengorbanan dan cintamu yang tak ada habisnya adalah harta dalam hidupku. Selamat Hari Ibu!” “Untuk wanita yang mengajariku menjadi kuat dan baik hati, selamat hari ibu!” “Cintamu adalah penghiburanku, kebijaksanaanmu adalah bintang penuntunku. Selamat Hari Ibu, Bu!” “Semoga harimu dipenuhi dengan kebahagiaan, tawa, dan cinta. Selamat Hari Ibu, Bu!” “Dalam setiap senyuman yang kulihat, cintamu terpancar. Selamat Hari Ibu untuk ibu terhebat di dunia!” “Terima kasih telah menjadi jantung keluarga kami. Selamat Hari Ibu untuk wanita paling luar biasa yang saya kenal!” “Cintamu menjadikanku seperti sekarang ini. Selamat Hari Ibu untuk ibu tersayang!” “Bu, kekuatan dan keanggunanmu tak henti-hentinya membuatku takjub. Selamat Hari Ibu untuk wanita luar biasa!” “Untuk yang selalu ada dengan pelukan, senyuman dan cinta tanpa syarat. Selamat Hari Ibu!” “Cintamu adalah kekuatan penuntun dalam hidupku. Selamat Hari Ibu untuk ibu terbaik yang pernah ada!” “Bu, cintamu adalah mercusuar cahaya di saat-saat tergelapku. Selamat Hari Ibu!” “Selamat Hari Ibu untuk ibu yang paling penuh kasih dan luar biasa yang bisa didoakan siapa pun!” “Selamat Hari Ibu! Cinta dan dukunganmu sangat berarti bagiku.” “Bu, kamu bukan hanya ayahku, kamu adalah sahabatku. Selamat Hari Ibu!” “Kepada siapa kamu telah menjadi pilar kekuatanku, Selamat Hari Ibu! Cintamu adalah hadiah terbesarku.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *