Ini yang Akan Terjadi Jika Charge Baterai HP Semalaman

oleh -24 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM Tekno – Baterai smartphone sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang kita ketahui, kita bergantung pada ponsel untuk berkomunikasi, bekerja, bermain, dan lainnya. Namun banyak perdebatan dan pertanyaan, apakah mengisi daya ponsel dalam semalam dapat merusak baterai?

Beberapa faktor menentukan masa pakai baterai ponsel, termasuk usia produksi dan usia bahan kimia. Sedangkan yang terakhir mengacu pada kerusakan baterai secara bertahap karena perubahan suhu, pola pengisian dan pengosongan, serta penggunaan umum.

Dilaporkan oleh Science Alert, penelitian menemukan bahwa baterai ponsel cerdas pada tahun 2019, rata-rata, dapat melalui sekitar 850 siklus pengisian/pengosongan penuh sebelum kapasitasnya turun di bawah 80%. Artinya, 80% kapasitas asli baterai tetap ada setelah dua hingga tiga tahun penggunaan. Pada titik ini, baterai terkuras lebih cepat. Bisakah Anda mengisi daya ponsel Anda dalam semalam?

Sebagian besar ponsel generasi baru memerlukan waktu 30 menit hingga 2 jam untuk terisi penuh. Waktu pengisian daya bervariasi tergantung pada kapasitas baterai perangkat, dengan kapasitas yang lebih besar memerlukan waktu lebih lama.

Mengisi daya ponsel Anda di malam hari tidak hanya tidak diperlukan, tetapi juga mempercepat masa pakai baterai. Hindari siklus pengisian daya penuh (antara 0% dan 100%) untuk memaksimalkan masa pakai baterai ponsel. Daripada mengisi daya hingga penuh, disarankan untuk mengisi daya baterai hingga 80% dan jangan sampai turun di bawah 20%. Bisakah ponsel mengisi daya secara berlebihan?

Hal ini dapat menyebabkan bahaya keselamatan seperti panas berlebih dan baterai terbakar. Kabar baiknya adalah sebagian besar ponsel modern memiliki perlindungan internal yang menghentikan pengisian daya baterai melebihi 100%, sehingga mencegah pengisian daya yang berlebihan.

Namun, ketika baterai turun hingga 99% (aplikasi berjalan di latar belakang), baterai memulai “pengisian daya melayang” yang kemudian mulai mengisi daya lagi untuk mempertahankan status terisi penuh. Bisakah ponsel meledak karena diisi dayanya?

Sangat kecil kemungkinannya ponsel cerdas akan meledak karena pengisian daya yang berlebihan, terutama karena sebagian besar ponsel kini memiliki perlindungan otomatis terhadap pengisian daya yang berlebihan.

Namun, ada juga beberapa laporan mengenai ponsel yang meledak secara tidak terduga. Hal ini biasanya disebabkan oleh cacat produksi, kualitas peralatan yang buruk, atau kerusakan fisik.

Baterai ponsel lithium-ion tidak dapat menghilangkan panas yang dihasilkan selama pengisian daya. Hal ini dapat menyebabkan ledakan dan dalam kasus yang ekstrim dapat menyebabkan kebakaran.

Selain itu, baterai ini bekerja secara efisien dalam kisaran suhu 0℃ hingga 40℃. Mereka dapat mengembang pada suhu tinggi yang dapat menyebabkan ledakan.

Penggunaan charger atau kabel yang salah, rusak, atau berkualitas rendah juga dapat menyebabkan baterai menjadi terlalu panas sehingga menimbulkan bahaya kebakaran dan kerusakan pada ponsel itu sendiri. Lihat! Menteri Basuki menggunakan ponsel pintar baru saat potret pers di Istana Bogor saat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menggunakan ponsel Nokia yang populer pada tahun 2000. Ia kini menggunakan smartphone barunya INFOKUTIM.COM.co.id pada 26 Jan 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *