Kejurprov PASI Kaltim 2022, Kasmidi : Inventarisasi Atlet Untuk Diikutkan Kejurnas

oleh

SAMARINDA, Kejurprov PASI Kaltim 2022, Kasmidi : Inventarisasi Atlet Untuk Diikutkan Kejurnas – Sebanyak 260 atlet dari 10 Kabupaten/Kota ambil bagian dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalimantan Timur (Kaltim) 2022 yang dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 13 – 16 Juli 2022 di Stadion Palaran Samarinda.

Kejurprov ini di buka oleh Wakil Ketua I KONI Kaltim H Ego Arifin dan turut dihadiri Ketua PASI Kaltim Kasmidi Bulang, Bendahara PASI Kaltim Irma Yuwinda, pengurus Pengcab PASI Kabupaten/Kota dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini Ketua PASI Kaltim Kasmidi Bulang menyampaikan rasa syukurnya karena setelah pandemi Covid-19 akhirnya PASI di Kabupaten/Kota sudah bisa bergerak, dalam arti program-program yang dibuat sudah mulai berjalan.

“Dari pantauan kami, hampir seluruh Kabupaten/kota sudah melakukan Muscab dan mulai melakukan uji tanding di tingkat Kabupaten/Kota, dan atlet yang diikutkan di Kejurprov ini adalah hasil-hasil dari penyaringan tersebut,” ujar Kasmidi.

Kejurprov PASI Kaltim 2022

Dirinya berharap di Kejurprov PASI Kaltim 2022 ini bisa menelurkan prestasi atlet-atlet yang bisa dibina, apalagi sambung Kasmidi PASI merupakan olahraga yang terukur jadi para atlet harus benar-benar diberi pengawalan yang ketat.

“Jadi para pengurus maupun coach yang tahu persis potensi atletnya harus betul-betul membina untuk meningkatkan prestasi mereka,” pesan Kasmidi yang juga sebagai Wakil Bupati Kutai Timur.

Kasmidi berharap hasil dari kejurprov ini menjadi track record dan tolak ukur di nomor unggulan setiap daerah agar nanti bisa menjadi konsentrasi kedepan dan pembinaannya lebih terarah.

“Kita ingin ada konsentrasi-konsentasi setiap nomor pertandingan, tapi yang lain tetap dibina. Kita ingin petakan kekuatan sehingga target emas pada PON di Aceh bisa tercapai,” kata ia.

Setelah Kejurprov, sambung Kasmidi akan ada Kejurnas di Semarang, di event inilah untuk menginventarisasi atlet yang akan dikirim ke Kejurnas untuk mengasah skill ke level lebih tinggi, karena muaranya adalah prestasi di PON.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.