Khawatir Berkuman atau Kehilangan Vitaminnya, Begini Cuci Beras yang Benar

oleh -74 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM, JAKARTA – Isu pekerja mandi di beras bulog menarik perhatian netizen di media sosial. Banyak orang menyatakan keprihatinannya mengenai kerusakan yang dilakukan orang-orang ini terhadap nasi yang mereka makan.

Meski Perum Bulog menyebut beras yang disalurkan akan melalui proses sterilisasi terlebih dahulu, namun tetap penting untuk memperhatikan cara pengolahan beras di rumah. Bagaimana sebenarnya cara mencuci beras yang benar?

Menurut Dr. Menurut Gusti Raditya, seorang dokter sekaligus pembuat konten di TikTok @ceritadok, jarang terjadi kesalahan saat mencuci beras, seperti: B. dengan cara digosok berulang kali hingga air beras jernih dan bening. Meski tidak seharusnya seperti ini, namun cukup untuk menghilangkan kotoran beras.

Ternyata jalan itu salah kawan, ujarnya, Kamis (28/12/2023).

Dr. Gusti mengatakan, tentu saja mandi wajib dilakukan sebelum memasak dan minum nasi. Karena ada sesuatu yang disebut arsenik dalam beras.

Rata-rata kadar arsenik pada orang dewasa hanya 0,2 miligram/kilogram/hari. Penggunaan arsenik di atas batas dapat menimbulkan efek kesehatan jangka panjang.

Ini termasuk masalah pernapasan, masalah jantung, kehamilan dan lebih buruk lagi, dapat menyebabkan kanker. Banyak tanaman tanah mengandung arsenik dalam jumlah besar, termasuk padi.

Apalagi jika direncanakan penggunaan pestisida pada saat penanaman, ujarnya.

Namun, mencuci beras secara terus-menerus hingga airnya jernih dapat menghilangkan jumlah vitamin B1 atau tiamin yang ada di permukaan beras. Padahal kedua bahan kimia ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan sel dalam tubuh manusia.

Selain itu, manfaatnya juga membantu mengubah karbohidrat menjadi energi yang dibutuhkan sel kita. Cara mencuci beras kering untuk menghilangkan arsenik, tetapi tidak menghilangkan vitamin B1 dan tiamin dari beras:

1. Rendam selama 20-30 menit

Setelah nasi dimasukkan ke dalam kotak, cucilah dengan air bersih. Lalu rendam minimal 20 menit atau maksimal 30 menit.

2. Sedikit benar

Setelah kotoran hilang, cukup digoyangkan perlahan tanpa digosok atau digosok. Buang air mandi hingga kotorannya hilang.

3. Isi dengan air

Beras yang sudah dicuci bisa diisi air lagi tanpa digosok atau diaduk lagi. Hal ini untuk mengecek apakah kotoran naik ke atas atau tidak tanpa menyentuh nasi.

“Jadi pada dasarnya mencuci hanya untuk menghilangkan kotoran saja tanpa membuat air menjadi jernih atau jernih untuk menghilangkan arsenik, tapi vitamin B1 dan tiamin tetap ada di dalam beras,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *