Luhut: Investasi Panel Surya Senilai 4 Miliar Dolar AS Masuk Kaltara

oleh -40 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan investasi panel surya atau kaca fotovoltaik akan meningkat dari USD 3,5-4 miliar atau sekitar Rp 55 triliun menjadi Rp 62,9 miliar di Kalimantan Utara (Kalimantan Utara). ). Kalimantan).

Kaca fotovoltaik akan kita perkenalkan ke Kalimantan Utara, investasinya 3,5-4 miliar dolar AS, kata Luhut melalui akun Instagram resminya, pengguna luhut.pandjaitan, Selasa di Jakarta.

Luhut mengatakan, komitmen investasi tersebut berhasil diterima oleh Wakil Menteri Koordinasi Penanaman Modal dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kelautan dan Perikanan Septian Hario Seto saat melakukan kunjungan resmi ke China.

Dia menjelaskan, Seto bertemu dengan salah satu produsen bahan baku panel surya terbesar di dunia saat melakukan perjalanan bisnis ke Shanghai, China. Selain mematangkan komitmen terhadap perusahaan panel surya, Luhut mengungkapkan lawatan resmi Seto juga menghasilkan komitmen investasi dari perusahaan tekstil di Ningbo, China.

“Mereka (perusahaan tekstil) tiba-tiba berkata, ‘Kami ingin berinvestasi di Indonesia,’” ujarnya. Luhut mengibaratkan perusahaan tekstil itu seperti Foxconn untuk Apple, karena Foxconn adalah perusahaan yang memproduksi berbagai komponen dan sirkuit elektronik. Perusahaan tekstil tersebut, katanya, adalah “Foxconn” bagi Nike, Adidas, Puma, dan Uniqlo.

Menurut Luhut, kedua investasi tersebut akan berdampak positif terhadap lapangan kerja di Indonesia. Dengan situasi di China saat ini, lanjut Luhut, mereka masih melihat Indonesia sebagai salah satu pilihan investasi.

“Saya pikir ini sangat menarik. Jadi kalau kemarin ada yang bilang kita nekat, lihat dulu baru bicara nanti, kata Luhut.

Selain dua investasi tersebut, Luhut juga menyebut produsen mobil listrik BYD asal China akan melakukan peletakan batu pertama atau peletakan batu pertama pada Juli mendatang.

BYD resmi memasuki pasar Indonesia setelah meluncurkan tiga seri kendaraan listrik di Jakarta pada pertengahan bulan lalu. Perusahaan juga mengumumkan harga untuk setiap batch mulai dari Rs 425 crore hingga Rs 719 crore. Perusahaan juga berencana membangun pabrik lokal di Indonesia.

BYD merupakan raksasa kendaraan listrik kelas dunia asal Tiongkok yang berhasil menjual lebih dari 3 juta unit pada tahun lalu, rekor penjualan kendaraan energi baru (NEV) tertinggi di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *