Manfaatkan Teknologi Digital dengan Optimal

oleh -39 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM Tekno – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM, khususnya usaha berbasis tekstil dan limbah di Indonesia, kini semakin berkembang agar tetap berdaya saing dan berkontribusi terhadap pemulihan perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendukung pengembangan usaha kecil, menengah, dan mikro. Untuk mensosialisasikan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Massa, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kelautan (IKPM IKP Kominfo) menyelenggarakan forum Digitalk dengan topik: “Izin Usaha Lancar, UKM Berdaya Saing” di Padang , Badan Usaha Sumatera Barat. Kabupaten ini terkenal dengan warisan sastra yang diciptakan dengan berbagai teknik seperti sulaman, sulaman, tenun, dan threading. Kami menciptakan kain unik dan indah dengan motif unik khas Sumatera Barat. Direktur IKPM IKP Kominfo Septriana Tangkili menjelaskan keunikan teknik tenun menjadi kebanggaan dan jati diri tidak hanya bagi Sumbar, tapi juga bagi Indonesia. Oleh karena itu, dalam keterangan virtual, Sabtu, 4 November 2023, kami sampaikan: “Pandai Sikkim adalah ibu kota utama masyarakat Minang, milik kami, bukan milik negara lain.” Mengurus Nomor Izin Berusaha (NIB) di Provinsi Sumatera Barat dan mulai memperluas jangkauannya ke sektor digital. Pak Septoriana menjelaskan, sejauh ini sudah ada 22,68 juta UKM yang berpartisipasi, sesuai dengan target 30 juta UKM pada tahun 2024. Selain itu, para pemangku kepentingan UMKM juga terlibat aktif dalam teknologi digital dan mulai memanfaatkannya secara optimal. “Mereka (stakeholder UMKM) bisa mulai menjual produknya melalui media sosial, membuka toko online, berjualan di platform e-commerce, bahkan menawarkan opsi pembayaran online,” jelasnya. Terkadang sebagai ikon. Faktanya, izin usaha UKM merupakan hal yang penting dan dapat lebih diperkuat karena izin tersebut digunakan sebagai merek daerah dan mendorong wisatawan untuk mengunjungi wilayah tersebut sebagai oleh-oleh. Produk mungkin menjadi lebih kompetitif dan terlindungi secara hukum. Meski produknya sangat diminati, para pelaku UMKM diingatkan bahwa mereka memiliki payung hukum dengan mendapatkan izin. Acara tersebut juga sejalan dengan misi RPJMD Sumbar 2021-2026 untuk meningkatkan jumlah pelaku usaha digital. Salah satu program utama kelompok ini adalah mencetak 100.000 perempuan dan wirausaha perempuan, Rana T. Kenchoro, presiden Kelompok Pengembangan Perempuan Indonesia, menekankan bahwa kelompok perempuan kini fokus pada sastra dan pentingnya melestarikan warisan budaya. Adanya Hari Nasional Kuba yang disetujui melalui Keputusan Presiden tahun 2023 dan diperingati setiap tahun pada tanggal 24 Juli. Rana menjelaskan, organisasi perempuan tersebut juga melakukan upaya pemasaran, promosi, dan berbagai kegiatan pameran untuk meningkatkan penjualan produk Westra. Kami juga rutin mengadakan sesi pengembangan keterampilan bagi para pemangku kepentingan, salah satunya adalah teknik fotografi. “Bagaimana cara mendapatkan sudut yang tepat? dan pencahayaan. » bahkan mengoptimalkan kinerja ponsel cerdas Anda. Ini fenomena yang lumrah, sehingga produk yang sudah berkualitas tidak lagi menarik,” kata Rana. Utilitas mendapat investasi Rp 85 miliar dan BPR bersiap untuk mempercepat digitalisasi utilitas, perusahaan keuangan BPR mengumumkan hasil bisnis berdasarkan peningkatan pendapatan keuangan dengan mempercepat digitalisasi INFOKUTIM.COM.co.id 7 Jan 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *