Mangrove, Penyerap Panas dan Mengurangi Emisi Karbon

oleh -34 Dilihat
oleh

Jakarta – Rata-rata skor kualitas udara DKI Jakarta dan sekitarnya per 21 Agustus 2023 berdasarkan pengukuran Peta Visibilitas Indeks Kualitas Udara, salah satu acuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam pemantauan kualitas udara. 139 dengan kategori pencemaran atmosfer tidak sesuai untuk kelompok sensitif. Hal ini membuat cuaca di DKI Jakarta lebih buruk dibandingkan negara tetangga di Asia Tenggara. Sementara itu, lautan memiliki ekosistem karbon biru yang berperan penting dalam menyerap panas dan mengurangi emisi karbon.Ekosistem karbon biru terdiri dari hutan bakau, lamun, dan alga. Ketiganya membantu mengatasi krisis iklim dengan memastikan kualitas udara bersih. Tahun ini BRI Life bersama Ekowisata Mangrove Kapuk Muara menanam seribu pohon mangrove di Kawasan Ekowisata Muara Kapuk, Jakarta Utara. Selain penanaman pohon bakau, anak usaha BRI Group ini juga akan melakukan penanaman pohon di tiga wilayah di Bandung, Malang, dan Yogyakarta pada November mendatang. Menurut Pj Direktur Utama BRI Life I Dewa Gede Agung, pelestarian mangrove tidak hanya untuk menjaga kelestarian lingkungan, namun juga dapat meningkatkan potensi wisata di kawasan tersebut. Mangrove mempunyai nilai tambah ekonomi karena dapat menghasilkan produk olahan. “Kami berharap hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan, seperti mengurangi emisi karbon/menyerap polusi udara, serta menciptakan habitat bagi hewan-hewan kecil yang hidup di sekitar kawasan tersebut,” demikian siaran pers Senin, 23 Oktober 2023. Es kini Mencair lebih cepat dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran, perubahan iklim menyebabkan es Greenland kehilangan 20 persen lebih banyak es dari perkiraan sebelumnya, studi diterbitkan INFOKUTIM.COM.co.id 19 Januari 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *