Mantan Gelandang MU Ini akan Jadi Lawan Timnas Indonesia Nanti Malam

oleh -71 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM, JAKARTA – Mantan gelandang Manchester United (MU) Zidane Iqbal akan menyaksikan pertahanan timnas Indonesia tahun 2023 pada Senin malam (15/1/2024). Pertandingan Grup D Piala Asia melawan Irak. . Iqbal dipilih timnas Irak dan diharapkan bisa menjadi sosok kunci.

Pemain berusia 20 tahun itu memilih mewakili Irak daripada Pakistan atau negara kelahirannya, Inggris. Berbicara kepada Sky Sports News, Iqbal berharap bisa mengulangi kesuksesan negaranya pada tahun 2007 ketika mereka dinobatkan sebagai juara setelah mengalahkan Arab Saudi di final di Jakarta.

“Ini adalah sesuatu yang sudah saya pikirkan sejak lama, ini akan menjadi pengalaman yang sangat baik bagi diri saya sendiri dan saya tidak sabar untuk memulainya,” kata Iqbal.

Iqbal menekankan pentingnya menghadapi setiap perjuangan yang ada. Setelah menghadapi Indonesia, Irak akan menghadapi Jepang dan kemudian Vietnam. Dia mengatakan Irak idealnya pergi ke sana untuk mendapatkan tiga poin di setiap pertandingan.

“Mudah-mudahan kami bisa mencapai final dan membawa pulang trofi, meski di atas kertas kami bukan favorit,” ujarnya.

Kini di Utrecht, Iqbal sudah masuk ke dalam skuad meski bergelut dengan masalah cedera musim ini. Namun, ia memulai pertandingan pertamanya melawan Feyenoord sebelum Natal.

Penampilannya mendapat pujian dari para pengamat dan dia akan berusaha melanjutkannya di Qatar.

Pemain berusia 20 tahun ini telah menempuh perjalanan panjang sejak debutnya di tim nasional, sebuah momen yang digambarkan oleh gelandang muda itu sebagai “omong kosong”.

“Saya melakukan debut untuk United dan beberapa minggu kemudian saya melakukan debut melawan Iran di Teheran. Debut di pertandingan seperti itu adalah sesuatu yang spesial,” katanya.

Iqbal bergabung dengan Manchester United pada usia sembilan tahun dan pada tahun 2021. melakukan debutnya sebagai pemain pengganti di Liga Champions pada bulan Desember. Ia menjadi orang Asia Selatan kelahiran Inggris pertama yang bermain untuk MU.

Dia tidak menyesali keputusannya memilih Irak. “Saya punya tiga pilihan berbeda, saya memilih Irak. Itu keputusan saya dan orang tua saya mendukung saya. Saya bangga menjadi orang Pakistan dan Inggris,” kata Iqbal.

Iqbal hanya bisa bermain empat pertandingan untuk Utrecht karena cedera, namun ia mengaku telah beradaptasi dengan baik dan berharap mendapat menit bermain lebih banyak setelah Piala Asia.

“Para pemain, tim, dan staf benar-benar menerima saya. Semua orang berbicara bahasa Inggris, dan itu sangat membantu. Saat ini saya fokus pada Piala Asia, namun saya juga akan memperhatikan hasil di Utrecht. Saat saya kembali , semoga bisa mendapat menit bermain lebih banyak, belajar sebagai pemain, dan mudah-mudahan terhindar dari cedera. Tujuan tim adalah mencoba bermain di Eropa musim depan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *