Marak Kasus Pneumonia, Perlukah Pembatasan Wisatawan Asal China ke Indonesia?

oleh -37 Dilihat
oleh

Laporan reporter INFOKUTIM.COM Aisyah Nur

INFOKUTIM.COM.COM – Kasus pneumonia atau pneumonia pada anak meningkat drastis di China.

Penyakit yang umum terjadi pada anak-anak ini telah menyebar ke rumah sakit di kota tersebut.

Dilaporkan banyak ruangan rumah sakit yang penuh pasien.

Banyak virus dan bakteri patogen yang disebut-sebut menyebabkan pneumonia, salah satunya adalah Mycoplasma pneumoniae.

Lantas apakah perlu mengurangi jumlah pengunjung dari Tiongkok ke Indonesia?

Terkait hal tersebut, dokter spesialis paru dari Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr. Erlina Burhan, Sp.P. buka suaramu.

Menurutnya, pembatasan masuk pengunjung asal Tiongkok dinilai masih terlalu berat.

Perlu dihindari masyarakat yang berasal dari daerah yang sedang terjadi peningkatan kasus, tidak boleh masuk ke Indonesia. Ini juga sangat menyulitkan, kata Erlina dalam wawancara dengan media, Jumat (1/12/2023).

Namun, ia setuju dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO kepada pemerintah China, yaitu mencegah orang sakit untuk bepergian.

“Saya berharap tidak ada yang berkunjung ke Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau para pendatang, terutama yang berasal dari negara terjangkit, untuk memakai masker.

“Kami mengimbau masyarakat yang datang saat ini, terutama dari Tiongkok atau Denmark, untuk mulai memakai masker. Sehingga ketika batuk dan bersin, dropletnya tidak sampai ke udara,” imbaunya.

“Kita punya kebiasaan baik memakai masker, kita diimbau lagi,” ujarnya.

(INFOKUTIM.COM.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *