Mau Kuliah Tanpa Biaya, Daftar Saja di 5 Sekolah Kedinasan Gratis Berikut Ini

oleh -80 Dilihat
oleh

Jakarta – Ini daftar 5 sekolah negeri gratis. Bagi mereka lulusan SMA/SMK atau sederajat dan ingin melanjutkan studi, sekolah negeri bisa menjadi pilihan. Sekolah negeri adalah lembaga perguruan tinggi negeri yang berada langsung di bawah pemerintah, termasuk kementerian dan lembaga

Selain peluang besar bagi lulusannya untuk menjadi pegawai pemerintah, ternyata ada beberapa sekolah negeri yang gratis artinya tidak dipungut biaya apapun karena semuanya ditanggung pemerintah. Sekolah negeri yang mana? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel kali ini akan membahasnya, yuk disimak!

5 sekolah negeri gratis

1. Lembaga Statistika STIS

Institut Statistik Sekolah Statistika (STIS) merupakan perguruan tinggi negeri yang berada di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pusat Statistik. Sekolah negeri ini telah berdiri sejak tahun 1958. STIS juga masuk dalam daftar sekolah negeri gratis dan langsung tersedia sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan BPS.

Lulusan D3 STIS akan direkrut menjadi calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kelas II/C di BPS Indonesia. Sedangkan lulusan D4 STIS akan ditetapkan menjadi CASN tingkat III/A dan dapat bekerja di BPS, kementerian, lembaga penelitian atau lembaga lain di Indonesia. STIS menawarkan empat proyek pembelajaran yaitu D3 Statistika, D4 Statistika dan D4 Komputasi Statistik.

2. Sekolah Intelijen Negara (STIN)

STIN merupakan sekolah negeri yang berafiliasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN) yang menyelenggarakan pendidikan akademik di bidang intelijen. Mahasiswa yang lolos menjadi taruna STIN dapat memanfaatkan biaya kuliah gratis

Taruna dilatih menjadi perwira intelijen nasional untuk memberikan intelijen yang akurat, cepat dan akurat dalam praktiknya.STIN memiliki beberapa program studi pascasarjana seperti Agen Intelijen, Teknologi Intelijen, Intelijen Siber dan Ekonomi Intelijen. STIN juga menawarkan enam program pascasarjana di tingkat magister dan doktoral

3.STMKG

STMKG atau Sekolah Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merupakan sekolah negeri yang berafiliasi dengan Direktorat Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Siswa yang lolos masuk STMKG juga mendapatkan biaya kuliah gratis.Manfaat belajar di STMKG adalah Anda ditetapkan sebagai ASN kelas 3A dan mendapat pelatihan semi militer untuk meningkatkan kedisiplinan. STMKG memiliki empat program studi yaitu D4 Meteorologi, D4 Klimatologi, D4 Geofisika dan D4 Instrumentasi.

4. Sekolah Tinggi Kejuruan dan Teknik Nasional Keuangan (PKN) STAN

STAN merupakan sekolah negeri yang berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenke). STAN merupakan sekolah negeri terpopuler karena berbagai fasilitas yang ditawarkan

Dari sekolah gratis hingga wisuda, Anda bisa menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan kerja Kementerian Keuangan. Program diploma yang diselenggarakan oleh STAN dirancang untuk melatih para ahli di bidang pendidikan keuangan publik.

Lulusan PKN STAN harus memiliki keahlian khusus seperti akuntansi, perpajakan, pajak bumi dan bangunan, kepabeanan dan cukai serta perbendaharaan. PKN STAN menawarkan berbagai macam mata kuliah (produk) pembelajaran, yaitu:

A. D4 Akuntansi Sektor Publik

B.D4 Manajemen Keuangan Nasional

C. D4 Pengelolaan Barang Milik Umum

D.D3 Akuntansi

E. Mengerjakan D3

F. D3 PBB/Evaluator

G. D3 Bea Cukai

D.D3 Bendahara

SAYA. D3 Manajemen Properti

5. Organisasi Pemerintahan Swasta (IPDN)

IPDN juga masuk dalam daftar sekolah negeri terpopuler setiap tahunnya, hal ini tidak terlepas dari manfaat yang diberikan IPDN kepada mereka yang berhasil memperoleh kewarganegaraan IPDN.

IPDN merupakan sekolah negeri yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). IPDN terdiri dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Kebijakan Publik, Fakultas Administrasi Publik, dan Departemen Keamanan Publik.

IPDN memiliki kampus pusat di Sumedang, Jawa Barat, Jakarta, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Jatinango, Papua. Setelah menyelesaikan studinya, lulusan IPDN Warga Negara dapat menduduki jabatan pegawai negeri sipil di kementerian atau pemerintah daerah di lingkungan pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *