Membanggakan, Paduan Suara El-Shaddai USU Sabet Gold dan Silver di Kompetisi Internasional di Jepang

oleh -17 Dilihat
oleh

JEPANG – Bangganya, Paduan Suara El-Shadai (PS) Universitas Sumatera Utara (USU) kembali mengharumkan nama di Indonesia dalam program paduan suara internasional.

PS El-Shadai membawa pulang penghargaan tertinggi Sumut dengan meraih Medali Emas (Gold Medal) Kelompok Paduan Suara Campuran pada ‘Tokyo International Choir Competition’ yang digelar di Dai-Ichi Seimei Hall, Tokyo, Jepang. 2023.

Selain itu, di ajang yang sama, PS El-Shadai dan konduktor Rudolph Aristeus Nababan juga meraih Rajat Award (Silver Award) untuk kategori Musik Kontemporer.

Hal tersebut disampaikan Ketua BPH PS El-Shaddai USU Elizabeth Siheit dan Ketua Panitia Penanggung Jawab Pekerjaan Denny Simangunsong kepada wartawan di Kota Meydan pada Kamis 10 Agustus 2023.

Tak hanya itu, PS El-Shaddai juga mencatatkan kesuksesan besar pada Takarazuka International Chamber Chorus Competition ke-38 yang digelar di Takarazuka Vaga Hall, Hyogo Jepang pada Sabtu 22 Juli 2023.

“Pada kategori mixed choir di Takarazuka International Chamber Chorus Competition ke-38, Alhamdulillah kami menjadi salah satu pemenang, meraih medali perak di peringkat ketiga,” ujar Elizabeth Seeheit.

Dalam paduan suara campuran “Fifth Tokyo International Choir Competition”, PS El-Shadai menampilkan “Leztes Gluck” oleh Johannes Brahms (Jerman), “Smoking Time II” oleh Chiharu Wakabayashi (Jepang), dan Regina Kaeli. John August Pamintuan (Filipina) dan “Noche” oleh: Lorenzo Donati (Italia).

Kemudian pada kategori musik kontemporer ditampilkan “Gayatri” oleh Bagus S. Utomo (Indonesia), “Dreams of a Dreamer” oleh David Walters (Amerika Serikat) dan “Etslams” oleh Jacobs Jansevskis (Latvia).

Sedangkan pada kategori mixed choir “38th Takarazuka International Chamber Chorus Competition”, lagu yang dibawakan oleh Sigismondo D’India (Italia) adalah “Dispietata Pietate”, “Freu Deich des Weibes Diner Jugend” karya Johann H. Sinn (Jerman ). , “Laget’s Gluck” oleh Johannes Brahms (Jerman) dan “Quelle Augelin che Canta” oleh Claudio Monteverdi (Italia).

Denny Simanggunsong, ketua panitia kerja, mengatakan 69 grup PS dari 11 negara, antara lain Jepang, Indonesia, Jerman, Denmark, Filipina, dan Korea, mengikuti “Fifth Tokyo International Singing Competition”. Saat ini, 18 grup PS dari Jepang dan Indonesia telah mengikuti “38th Takarazuka International Chamber Chorus Competition”.

PS El-Shadai, Denny Simangunsong mengaku mengikuti Tokyo International Singing Competition sebanyak 3 kali yaitu pada tahun 2021 (online), 2022 (offline) dan 2023 (offline). Namun, ini adalah pertama kalinya “Kontes Paduan Suara Kamar Internasional Takarazuka ke-38” diadakan.

Elizabeth Seeheit menambahkan, PS El-Shaddai akan mendapatkan lebih banyak wawasan dan pengalaman setelah mengikuti kompetisi internasional tersebut yang diharapkan dapat memantapkan karakter positif dan kontribusi setiap anggota terhadap perkembangan PS El-Shaddai.

Melalui kompetisi ini, mereka juga belajar menekuni bidang tarik suara yang diimbangi dengan komitmen akademik, kemampuan komunikasi dan keinginan untuk belajar bahasa asing.

“Dan kami sangat berterima kasih atas doa seluruh kalangan, kelompok dan individu, pendukung dan sponsor serta seluruh masyarakat Sumut. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak,” pungkas Elizabeth.

Baca beberapa artikel menarik dan informatif di tautan ini. Bruno Mars Lakukan Rotasi Berat AKB48 di Jepang, Netizen: Bruno Ngewota Bruno Mars memberikan kejutan spesial kepada penggemarnya di konser yang digelar di Tokyo, Jepang. Penyanyi asal Honolulu ini tiba-tiba hits rotasi berat INFOKUTIM.COM.co.id 12 Januari 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *