Mengintai Penjahat di Dalam Bus dengan CCTV

oleh -25 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM Techno – Di era teknologi digital, kamera video pengawas atau video surveilans (CCTV) menjadi salah satu teknologi yang bisa diandalkan. Perangkat ini digunakan untuk memantau keadaan dan kondisi suatu tempat tertentu untuk mencegah kejahatan. Bahkan karena fungsinya, rekaman CCTV kerap dijadikan bukti adanya peristiwa kriminal oleh polisi. Menurut INFOKUTIM.COM Tekno dari Aarrental, teknologi video surveilans pertama kali digunakan pada tahun 1942 di Jerman. Saat itu, insinyur Walter Bruch mengembangkan sistem kamera untuk mengamati peluncuran roket V-2. Berkat kamera Bruch, para insinyur dapat dengan aman mengamati peluncuran roket dari dalam laboratorium tanpa harus keluar ke lapangan. Pada tahun 1949, teknologi pengawasan video mulai digunakan secara komersial. Namun, jangan disangka CCTV dulu sama dengan sekarang. Pada pertengahan abad ke-20, sistem kamera pengintai Bruch hanya terdiri dari kamera dan monitor. Teknologi perekaman video belum ditemukan. Akibatnya, pengontrol harus menonton langsung dari layar dan tidak dapat menggunakannya untuk melihat kejadian di masa lalu. Baru pada pertengahan tahun 1970-an teknologi pengawasan video berkembang pesat. Pasalnya, perekam video atau video cassette recorder (VCR) sudah banyak tersedia. Teknologi VCR kemudian diterapkan pada sistem pengawasan video dan menawarkan cara baru dalam menggunakan kamera pengintai. Jadi masyarakat tidak perlu lagi melihat langsung ke layar. Selain itu, sistem juga dapat dikonfigurasi dan dibiarkan berjalan sendiri. Pengguna juga dapat memeriksa informasi yang direkam sesuka hati, menjadikan pengawasan video populer di kalangan bisnis dan sektor swasta. Perangkat itu kini dipasang di bus penumpang Jarak Jauh Jarak Jauh (AKAP). Namun teknologi ini bukannya tanpa kekurangan. Ketua Ikatan Operator Kendaraan Baru Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan mengaku mendapat banyak cerita dari sesama operator bus tentang pelaku kejahatan yang mengubah arah sorotan kamera. (Penjahat) juga punya strategi. “Iya, ujung-ujungnya seperti kucing yang mengejar ekornya. Cara yang paling efektif adalah membantu penumpang awak bus dengan meningkatkan kewaspadaan dan perhatian,” ujarnya, Jumat, 29 Desember 2023. Namun, dia Diakuinya, bus penumpang AKAP menjadi salah satu alternatif pilihan masyarakat yang akan bepergian ke luar kota. Di tingkat nasional, Sani, begitu ia disapa, mengatakan tren jumlah bus AKAP yang terus bertambah, menurutnya, disebabkan oleh infrastruktur yang dibangun pemerintah dan pembenahan yang dilakukan operator bus. . peningkatan kualitas transportasi, termasuk peningkatan ketersediaan bus premium. Bersyukur pula, viralnya cuitan seorang netizen yang mengaku kehilangan gadgetnya di jalan saat menaiki bus Rosalia Indah tidak menyurutkan semangatnya untuk menaiki bus AKAP untuk menikmati liburan. Di kalangan operator bus, Rosalia Indah dikenal sebagai operator yang paling tegas dalam memberikan pelayanan profesional. Rosalia “Inda adalah standar pelayanannya. Ini adalah contoh kami dalam pembentukan personel. Kita sama-sama tahu, bus AKAP pertama yang menggunakan pramugari adalah Rosalia Inda. Menjadi awak kapal Rosalia Indah memang tidak mudah,” jelas Sani yang juga menjabat Kepala PO.SAN. Data Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang bus AKAP di beberapa terminal di Jakarta – baik kedatangan maupun kedatangan. dan keberangkatan – khususnya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Kedatangan bus AKAP meningkat sebesar 26,04 persen dan keberangkatan sebesar 5,45 persen secara year-on-year. Secara keseluruhan, pada tahun 2021 hingga 2022, pertumbuhan penumpang mencapai 60 persen, dimana masa pemulihan dari Covid-19 adalah pada tahun 2021. “Tetapi pada tahun 2019 hingga 2022 dan 2023, peningkatan penumpang mencapai 35 persen,” kata Sani.Perusahaan bus penumpang akan memasang CCTV di kendaraannya.Tetapi saya sudah menghubungi teman-teman operator bus saya untuk “ segera pasang CCTV sehingga bisa menjamin keselamatan penumpang bus,” ujarnya. Perampokan payudara terus diupayakan, kali ini terhadap perempuan-perempuan yang pulang kerja di Tanjung Duren, Ibu Kota Jakarta, yang tak lepas dari aktivitas pelaku perampokan payudara. INFOKUTIM.COM.co.id 24 Januari 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *