Ngaku Sibuk dan Banyak Pekerjaan Jadi Alasan Tak Sempat Berolahraga, Ini Saran Dokter

oleh -81 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM, Jakarta Pekerjaan dan aktivitas lainnya seringkali menjadi alasan seseorang tidak berolahraga. Jika memang demikian, namun Anda ingin tetap bugar dan sehat, ada baiknya Anda memulai dengan memperbanyak aktivitas fisik.

“Orang sering kali sibuk, dan pekerjaan dijadikan alasan untuk menunda kelas. Awali saja dengan sering bergerak, berjalan dan naik turun tangga. Kalau liburan tiba, sebaiknya kelasnya dijadikan kelas reguler,” kata ketua. Departemen penjaminan emisi Sequis, Dr. Fridolin Seto Pandu.

Fridolin menjelaskan bahwa aktivitas fisik dan olahraga teratur harus menjadi bagian dari kebiasaan kita sehari-hari. Jika awalnya malas, Anda bisa memulainya dengan gerakan aktif. Kemudian, jika Anda sudah aktif, Anda bisa memulainya dengan olahraga ringan dengan intensitas rendah selama kurang lebih 30 menit sehari (150 menit seminggu) lalu tingkatkan aktivitas Anda hingga intensitas sedang.

Bagi yang sudah terbiasa berolahraga dan memiliki kondisi fisik yang baik, tidak masalah jika ingin meningkatkan latihan dengan intensitas tinggi, kata Fridolin, dilansir Antara. Perhatikan kesehatan otot

Fridolin mengatakan penting juga memperhatikan kesehatan otot. Caranya adalah melalui latihan kekuatan otot. Contoh latihan kekuatan otot adalah push up.

Push up merupakan salah satu jenis latihan untuk melatih kekuatan otot bisep dan trisep. Selain itu, latihan mudah lainnya untuk kekuatan otot adalah lunge, squat, plank.

Fridolin mengatakan latihan kekuatan memiliki manfaat seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes, meningkatkan kepadatan tulang, dan mengurangi lemak tubuh.

Selain aktif bergerak, Fridolin juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat lainnya, termasuk memperhatikan makanan dan minuman.

Padahal, makanan dapat membantu tubuh mendapatkan energi untuk melakukan aktivitas, membantu menunjang kekebalan tubuh, serta menjadi sumber pertumbuhan dan pertumbuhan otak pada anak. Namun makanan juga bisa menjadi sumber penyakit jika tidak murni, berlebihan dan kurang gizi, serta terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan.

Dengan memilih makanan sehat dan menghindari makanan olahan yang tidak sehat, Anda dapat mengurangi risiko terjadinya berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit kronis yang dapat terjadi akibat menurunnya fungsi organ atau jaringan.

Fridoilin juga mengingatkan pentingnya manajemen stres. Anda dapat mengikuti teknik meditasi khusus, yoga, atau olahraga relaksasi. Kegiatan ini sangat efektif dalam melawan stres.

Seperti yang Anda ketahui, stres dapat mengganggu kerja sistem kekebalan tubuh. Ketika imunitas tubuh menurun maka mudah terserang penyakit.

Fridolon merekomendasikan pemeriksaan rutin. Tujuannya adalah mendeteksi masalah kesehatan sejak dini dan memastikan pengobatan segera.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan tes kesehatan minimal setahun sekali atau sesuai anjuran dokter untuk mendeteksi tanda-tanda awal adanya gangguan kesehatan, kata Fridolin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *