Penerapan Fitur Geofencing dan Face Recognition untuk Melacak Kehadiran Karyawan

oleh -22 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM Digital – Transformasi digital menjadi tren yang tidak bisa dihindari di berbagai sektor termasuk bisnis, pemerintahan, dan masyarakat untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas. Salah satu teknologi pendukung transformasi digital adalah fitur geofencing dan pengenalan wajah. Geofencing adalah teknologi yang menggunakan jaringan satelit GPS untuk melacak lokasi suatu perangkat atau orang. Saat ini pengenalan wajah merupakan sebuah teknologi yang menggunakan pengenalan wajah untuk mengidentifikasi seseorang. Kedua komponen ini dapat digunakan untuk tujuan berbeda, seperti keterlibatan karyawan, keselamatan dan keamanan, pemetaan dan navigasi, serta pembelajaran mesin. Perusahaan yang mengimplementasikan fitur branding dan branding adalah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Perusahaan transportasi dan pelabuhan telah bermitra dengan inisiatif manajemen sumber daya manusia (HCM) Darwinbox. Keduanya sepakat untuk melakukan redefinisi sumber daya manusia (SDM) dengan meningkatkan efektivitas pelayanan pegawai, mendorong efisiensi, pemerataan, dan meningkatkan pengalaman seluruh pegawai. Dengan 222 kapal tanker dan personel yang tersebar di darat dan laut, ASDP memahami pentingnya hal ini. Solusi SDM yang kuat diperlukan untuk mengotomatisasi dan meningkatkan operasi. Bagian penting dari kemitraan ini adalah adaptasi solusi Darwinbox terhadap operasional ASDP, kata Vahyu Wibowo, manajer SDM dan layanan korporat ASDP. Hal ini mempertimbangkan lingkungan dan tantangan bisnis. Karena keterbatasan konektivitas, kemampuan offline DarwinBox telah muncul sebagai terobosan yang dapat memberikan manfaat tersebut. “Salah satu keuntungannya adalah seluruh pegawai dapat menggunakan fitur offline platform untuk mengatur kehadiran, akses ke database pegawai. Koneksi internet yang kuat,” kata Wahew, Senin, 2 Oktober 2023. Selain itu, dia mengamini. telah menggunakan Geofencing global Darwinbox (menggunakan jaringan satelit GPS) dan fitur pengenalan wajah (face recognition). Staf ASDP di lapangan. Pada tahap pertama, implementasi proyek Darwinbox di ASDP selesai hanya dalam waktu 36 hari. Sementara itu, Jayant Paleti, pendiri Darwinbox, mengatakan kerja sama keduanya dapat mendukung tumbuhnya inovasi. Menurutnya, kemampuan ASDP dalam menghubungkan komunitas serupa dengan misi Darwinbox untuk menghubungkan karyawan dengan organisasinya melalui solusi teknologi SDM. “Pengalihan ASDP ke DarwinBox dalam waktu singkat menunjukkan kemampuan dan efektivitas program kami. Kebutuhan berbagai organisasi. Kami sangat senang melihat peningkatan koneksi dan efisiensi operasional yang akan diberikan oleh kemitraan ini kepada perusahaan-perusahaan , ” jelas Jayant. Hal ini direspon secara tiba-tiba oleh para pekerja Indomaret yang dihina karena berbeda dengan rekan-rekannya, ada yang berseragam polisi, ada pula yang berseragam TNI dan ada pula yang berseragam pekerja Indomaret. Salah satu netizen salah mengarahkan sindiran tersebut. INFOKUTIM.COM.co.id 26 Januari 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *