Platform NoLimit m-Pemda Meluncur, Isu-isu Daerah Bisa Terpantau Secara Cepat

oleh -111 Dilihat
oleh

Laporan jurnalis INFOKUTIM.COM.com, Hasiolan EP

INFOKUTIM.COM.COM, JAKARTA – Perusahaan teknologi berbasis data terkemuka NoLimit Indonesia mengumumkan peluncuran platform aplikasi yang dirancang khusus untuk pemerintah daerah, yaitu NoLimit m-Pemda.

CEO NoLimit Indonesia Aqsath Rasyid mengatakan aplikasi ini merupakan langkah inovatif pihaknya untuk menjadikan pemantauan online dan media sosial lebih ramah pengguna.

Aplikasi ini bertujuan untuk menjadi alat yang ampuh bagi pemerintah daerah untuk memperoleh informasi secara cepat dan akurat.

“Dengan NoLimit m-Pemda, kami memberikan platform kepada pemerintah daerah untuk segera menemukan dan menjawab permasalahan terkini,” kata Aqsath, Senin (13/11/2023).

Dijelaskannya, aplikasi ini menawarkan fitur-fitur unggulan yang membantu para pejabat humas dan pejabat pemerintah memantau media dan memahami isu-isu terkini di setiap daerah.

Aplikasi ini dirancang untuk memberikan akses cepat dan akurat terhadap informasi penting tentang berbagai daerah, termasuk memantau percakapan pimpinan daerah, memahami isu-isu terkini, dan analisis layanan yang komprehensif.

“NoLimit m-Pemda memudahkan pemerintah daerah menganalisis permasalahan sehingga dapat dengan cepat merespons permasalahan kritis dan meningkatkan efisiensi operasional,” ujarnya.

Aqsath juga menyampaikan bahwa fitur aplikasi ini dapat menjadi solusi untuk membantu pemerintah daerah menjalankan tugasnya dengan lebih efisien dan responsif.

“Awali dengan mengamati pembahasan para kepala daerah untuk memahami permasalahan terkini dengan departemen di masing-masing daerah,” kata Aqsath.

Agustina Tuty, Diskominfo Provinsi Jawa Tengah pun memberikan komentarnya terhadap aplikasi tersebut.

“Sebagai aplikasi analisis media sosial, fungsi m-Pemda relatif lengkap, tampilan grafisnya juga menarik dan relatif mudah dipahami. Kemampuan mengumpulkan dan mengambil data relatif luas berdasarkan kata kunci yang digunakan.” “OPD dan/atau pemerintah kabupaten/kota. Hasil analisis dan rekomendasi menggunakan sistem AI dan tenaga ahli relatif lengkap,” ujarnya.

Aplikasi ini, kata dia, juga dapat digunakan untuk memudahkan kerja para humas dan staf humas dalam mengetahui tren dan opini publik serta dalam menyusun strategi komunikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *