Promosikan Potensi Wisata, Disparekraf Kutim Ikut Ambil Bagian Dalam Gebyar Wisata Nusantara 2023

oleh -27 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM

JAKARTA. Promosikan Potensi Wisata, Disparekraf Kutim Ikut Ambil Bagian Dalam Gebyar Wisata Nusantara 2023 – Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menggelar Gebyar Wisata Nusantara (GWN) Expo 2023 di Smesco Exhibition Hall Jakarta Selatan. Kamis (08/06/2023). mengikuti ajang garapan .

GWN Expo 2023 merupakan ajang untuk menginformasikan, memasarkan serta mempromosikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dari berbagai daerah. Tak ketinggalan Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Selain mempromosikan destinasi pariwisata, Dispar dan Ekraf juga menyuguhkan beragam hasil kerajinan, baik kuliner berupa amplang, serta manik – manik. Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Pariwisata Nurullah melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Yunitha Ronting

“Kami berharap dengan promosi melalui GWN ini, akan banyak menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan menikmati destinasi pariwisata Kutai Timur, dan menurut kami tak kalah indah dari daerah lain di Indonesia baik itu wisata alam, budaya, kuliner, bahari dan edukasi.” Ujarnya

Sebanyak 45 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan Gebyar Wisata Nusantara, untuk menampilkan informasi obyek dan destinasi pariwisata di tanah air. Selain itu dalam pameran GWN juga di laksanakan berbarengan dengan Pameran Tourism Transportation & Travel Service, Jambore Desa Wisata, Inasport Expo dan Agro Food Expo 2023.

Yunita melanjutkan bahwa apa yang dihadirkan dalam Gebyar Wisata Nusantara Dispar dan Ekraf bisa meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata ke Kutim.

Promosikan Potensi Wisata, Disparekraf Kutim Ikut Ambil Bagian Dalam Gebyar Wisata Nusantara 2023

“kita optimis jumlah wisatawan akan meningkat, karena antusias masyarakat yang berkunjung untuk ke both kami sejak pertama di buka tidak pernah sepi,” Ungkapnya

Terakhir Yunita menuturkan, GWN Expo 2023 yang diikuti Dispar dan Ekraf Kutim, dimanfaatkan untuk memperkenalkan salah satu warisan budaya asli pulau Kalimantan, yaitu baju adat warga suku Dayak Wehea dan Kenyah

Post Views: 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *