Rumah Moderasi di Kampus Islam Dinilai Strategis dalam Praktik Kehidupan Beragama secara Moderat

oleh -104 Dilihat
oleh

Jakarta – Keberadaan Rumah Moderasi Beragama (RMB) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) terbukti memberikan manfaat besar dalam menciptakan kerukunan umat beragama di masyarakat. Melalui RMB, potensi kerawanan terkait isu agama bisa dihindari lebih dini. Selain itu, RMB didukung oleh civitas akademika yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan tentang agama.

“RMB merupakan terobosan terbesar karena nasehat tersebut. Karena kampus selama ini hanya mempunyai kekuatan di bidang penelitian dan hasilnya dipublikasikan di jurnal-jurnal elit. Dengan terjun langsung ke masyarakat, nilai-nilai moderasi bisa lebih diperkuat, ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa, 14 November 2023, kata Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Kementerian Agama Islam Ahmad Zainul Hamdi.

Menurut Inung alias Ahmad Zainul Hamdi, gagasan moderasi beragama sudah menjadi program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (NMPDP) 2020-2024. Tugas Kementerian Agama semakin besar karena diberi amanah untuk menjadi lead sector program ini.

Selain itu, dalam Keputusan Presiden No.

Kementerian Agama terus mendorong hal tersebut dengan mendirikan Rumah Moderasi Beragama di PTKI. Rumah Moderator didirikan sebagai pusat pendidikan dan penelitian moderat keagamaan. Namun hal ini tidak hanya terbatas pada civitas akademika di kampus saja, melainkan harus menjangkau masyarakat umum.

“Melalui House of Temperance ini beliau mulai mengajak mereka untuk terbuka, berhubungan dengan organisasi masyarakat sipil, pemangku kepentingan eksternal, untuk mengartikulasikan dan memperkuat isu moderasi beragama,” kata Inung.

Program yang dijalankan oleh RMB antara lain mencakup mengangkat isu dan debat publik serta memberikan nasihat kasus. Advokasi dilakukan pada kasus-kasus yang terjadi di lapangan, seperti advokasi regulasi.

Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Pendidikan Thobib Al-Asyhar menambahkan, misi Rumah Moderasi Beragama di kampus-kampus PTKI adalah sebagai pusat penguatan dan penyebaran diskusi keagamaan moderat di masyarakat. Kampus PTKI menjadi garda terdepan dalam melindungi pemikiran dan gerakan moderasi beragama. Selain itu, PTKI diuji dengan gagasan moderasi beragama.

Selain itu, gagasan moderasi beragama juga disampaikan melalui kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tersebar di desa-desa. Melalui berbagai aktivitas di masyarakat, mereka menyebarkan indikator-indikator moderasi, seperti afiliasi nasional, toleransi, dan non-kekerasan.

Thobib juga menjelaskan bahwa moderasi beragama tidak hanya masuk dalam Rumah Moderasi Beragama saja namun juga masuk dalam kurikulum. Ini merupakan upaya untuk tidak hanya menjadi wacana tetapi juga paradigma.

“Moderasi beragama bukan sekedar program, tapi tertanam dalam pandangan, sikap, dan perilaku beragama mereka,” ujarnya. Kemenag 2023 dapat pengakuan dengan transformasi kinerja, apa saja? Tahun 2023 akan berakhir dalam beberapa hari lagi. Kementerian Agama (Kemenag) menyambut Tahun Baru 2024 dengan segudang prestasi dan rasa syukur. INFOKUTIM.COM.co.id 28 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *