SpaceX Menangkan Kontrak Senilai 1,4 Miliar Dolar AS untuk Meluncurkan 5 Misi Astronot NASA

oleh -52 Dilihat
oleh

Reporter INFOKUTIM.COM Noor Febriana Trinugraen melaporkan dari INFOKUTIM.COM.COM, WASHINGTON – Perusahaan pesawat ulang-alik SpaceX akan kembali menerbangkan lima misi astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk NASA pada akhir dekade ini.

Peluncuran misi astronot akan menjadi bagian dari kesepakatan senilai US$1,4 miliar. NASA mengatakan kontrak tersebut merupakan bagian dari upayanya untuk menjamin stabilitas penerbangan astronot.

“(Perjanjian ini) memungkinkan NASA untuk mempertahankan kemampuan AS tanpa gangguan dalam hal akses manusia ke stasiun luar angkasa hingga tahun 2030 dengan dua mitra awak komersial yang unik,” kata badan antariksa AS tersebut, menurut Reuters.

Pesawat ruang angkasa SpaceX, yang disebut Crew Dragon, akan bersaing dengan kapsul Starliner Boeing untuk mendapatkan kontrak di bawah program Kru Komersial NASA.

Kedua perusahaan menandatangani kontrak bernilai miliaran dolar dengan NASA pada tahun 2014 untuk membangun, menguji, dan secara teratur menerbangkan kapsul luar angkasa yang dapat mengirim astronot ke ISS, sebuah laboratorium penelitian yang mengorbit yang telah menampung awak astronot internasional selama lebih dari dua dekade.

Kapsul Crew Dragon SpaceX telah menerbangkan lima misi dengan kru NASA sejak sertifikasi kru pada tahun 2020.

Hal ini menjadikan perusahaan Elon Musk sebagai perusahaan swasta pertama yang menempatkan manusia ke orbit Bumi dan merevitalisasi program penerbangan luar angkasa berawak NASA setelah program Pesawat Ulang-alik berakhir pada tahun 2011.

Sementara itu, kapsul CST-100 Starliner milik Boeing multinasional Amerika diperkirakan akan menerbangkan awak astronot pertamanya pada Februari 2023. kapsul untuk penerbangan astronot reguler.

NASA awalnya memberikan enam misi astronot berawak kepada kedua perusahaan, tetapi badan antariksa AS memerintahkan tiga misi lagi dari SpaceX pada awal tahun 2022 karena masalah teknis dengan pesawat ruang angkasa Boeing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *