Spesifikasi Drone Kamikaze Iran Shahed-107 yang Dituding Dipasok ke Rusia

oleh -39 Dilihat
oleh

JAKARTA – Kemarahan Ukraina atas serangan pesawat tak berawak Rusia sepertinya tak ada habisnya. Iran juga dituding menjadi salah satu alasannya karena memasok drone Shahed-107 Kamikaze ke Rusia.

Secara detail, drone kamikaze Shahed-107 Iran bukanlah senjata sembarangan. Kemampuan Ukraina yang sangat besar adalah dalam mencari dan menghancurkan sasaran bernilai tinggi, seperti sistem rudal Inggris dan Amerika yang digunakan oleh pasukan Ukraina.

Iran telah menjual sejumlah drone kamikaze Shahed-107 ke Rusia bersama dengan sejumlah senjata lainnya dalam kesepakatan yang diyakini bernilai lebih dari $2 juta, Sky News melaporkan. Sebelumnya, Ukraina dan negara sekutu juga menuduh Iran memasok pesawat Shahed-131 dan Shahed-136 ke Rusia.

Dikutip dari G Post, Sabtu (13/1/2024), drone Kamikaze Shahed-107 Iran merupakan bagian dari keluarga drone Shahed-101 yang memiliki ekor berbentuk V, panjang 2,5 meter, dan tiga sayap. meter, memiliki jangkauan hingga 1.500 kilometer, dan dapat diluncurkan dari kendaraan.

Drone ini dilengkapi dengan teknologi live video streaming, atau FPV, yang memungkinkannya menargetkan target garis depan Ukraina secara real time.

Menanggapi tudingan tersebut, Rusia menolak berkomentar. Pada saat yang sama, Iran telah berkali-kali menekankan bahwa mereka tidak memasok senjata ke Rusia. Pada September 2023, Presiden Iran menegaskan bahwa negaranya tidak mengirimkan senjata atau drone ke Iran dan Rusia untuk digunakan di Ukraina. “Kami menentang perang di Ukraina,” katanya di sela-sela pertemuan Majelis Umum PBB di New York.

Baca selengkapnya: Hadapi Drone Iran di Ukraina, AS Perintahkan Israel Fokus pada Jarak Dekat

Sumber tersebut menyatakan: Para pejabat Ukraina sangat prihatin dengan pengembangan drone baru ini oleh Iran. Rusia terus memodernisasi drone Iran, memaksa Ukraina menggunakan sistem pertahanan udara yang lebih mahal. Dia mengatakan bahwa Rusia sekarang dapat merakit sistem Shahed-126 Iran di lokasi militernya di Moskow.

Selain mengembangkan drone, Iran dilaporkan akan memasok rudal balistik ke Rusia, yang memiliki kemampuan untuk membunuh lebih dari satu drone. Jangkauan rudal tersebut akan mencapai lebih dari 300 kilometer.

Rudal-rudal ini dapat menyerang sasaran di seluruh wilayah Ukraina dengan tepat dan hanya dapat dicegat oleh Ukraina yang memasok rudal pertahanan udara Patriot yang dipasok AS, yang memiliki jangkauan terbatas. Rudal-rudal ini berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan di seluruh wilayah Ukraina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *