Tampilkan Tenun Rakat Gagasan Mantan Bupati Awang Faroek Ishak, Dinas Pariwisata Kab. Kutim Ikut Ambil Bagian di Indonesia Fashion Week 2023

oleh -83 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM

JAKARTA Tampilkan Tenun Rakat Gagasan Mantan Bupati Awang Faroek Ishak, Dinas Pariwisata Kab. Kutim Ikut Ambil Bagian di Indonesia Fashion Week 2023 – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) kembali mengikuti ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2023 di JCC, Senayan, Jakarta.

Acara diawali dengan pagelaran Tari Lewai Hemut. Tarian tersebut mendapat respon yang sangat positif dari para tamu undangan yang hadir di stage fashion IFW 2023.

Didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Tirah Satriani, Lia Afif mendapat bucket bunga atas design yang ditampilkan di Indonesia fashion week 2023

Dilanjutkan dengan fashion show koleksi dari desainer pertama yakni Lia Afif yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kutai Timur. Koleksi Lia Afif membawa banyak warna netral seperti cokelat dan putih dengan permainan pola potongan kain yang unik.

Ditemui usai gelaran acara, Sekretaris Dinas Pariwisata Kutai Timur Hj Tirah Satriani yang hadir secara langsung pada Jum’at (24/2/2023) mengatakan, untuk tahun ini mengangkat Tenun Rakat Kabupaten Kutai Timur.

Berjalan diatas catwalk Indonesia Fashion Week , Designer Lia Afif bersama Sekretaris Dinas Pariwisata Tirah Satriani usai menghadirkan rancangan Tenun Rakat

“Untuk tenun rakat, kami telah melakukan launching di Korea dan pada hari ini di IFW 2023,” kata Tira Satriani Bahar

Tenun rakat merupakan gagasan Awang Faroek Ishak dan saat itu Awang Faroek masih menjabat sebagai Bupati memberikan desain tenun rakat kepada pengrajin, dikarenakan SDM-nya kurang, maka belum bisa diaplikasikan.

Dinas Pariwisata berkolaborasi dengan designer ternama Lia Afif hadirkan Tenun Rakat

“Itulah yang melatarbelakangi saya untuk melanjutkan dan membuat desainnya agar bisa diaplikasikan,” tutur istri dari Wabup Kutim Kasmidi Bulang.

Yang menjadi keunggulan dari Tenun Rakat adalah motifnya tidak pernah putus. Seperti dituturkan Tira Satriani Bahar. Untuk diketahui rakat sendiri dalam bahasa Kutai memiliki arti kerja sama dan saling membantu. “Di Kutim terdiri dari berbagai suku bangsa. Namun saling bahu membahu membangun Kutim untuk semakin maju,” jelas Tira Satriani Bahar.

Tampilkan Tenun Rakat Gagasan Mantan Bupati Awang Faroek Ishak, Dinas Pariwisata Kab. Kutim Ikut Ambil Bagian di Indonesia Fashion Week 2023

Hadirkan rancangan Tenun Rakat di Indonesia Fashion Week 2023

Mengenai harga, Tira menjelaskan satu kain tenun rakat dikenakan sebesar Rp.1.800.000. mengingat proses pengerjaannya memakan waktu kurang lebih satu bulan maka harganya sangat sesuai. Adapun untuk mendapatkan kain Tenun Rakat harus memesan terlebih dahulu dikarenakan banyak sekali permintaan termasuk dari sang desainer Lia Afif.Bcl

Terakhir Tira sapaan akrabnya mengatakan Dinas Pariwisata memiliki ekonomi kreatif lebih dari 17 sub sektor termasuk fashion yang diangkat sekarang. Harapannya bisa memacu para pelaku UMKM terutama di bidang Fashion agar lebih maju dan terus berkembang.

Post Views: 56

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *