Tunjukkan kedaulatan Indonesia di Konflik Laut China Selatan, Ganjar Langsung Sedot Gas Natuna Jika Jadi Presiden

oleh -21 Dilihat
oleh

INFOKUTIM.COM, Jakarta – Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan konflik di Laut Cina Selatan belum usai. Indonesia perlu mengambil tindakan dan berpartisipasi untuk menyelesaikan konflik ini.

Menurut Ganjar, masih banyak langkah yang harus dilakukan Indonesia terkait konflik di Laut Cina Selatan. Langkah pertama adalah mengkaji perjalanan selama ini, mengapa konflik ini tidak pernah terselesaikan.

“20 tahun belum berakhir, jadi usulan kami sangat jelas dan jelas yaitu kesepakatan sementara,” jelasnya pada debat capres yang berlangsung di Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Hal ini harus didorong agar Indonesia bisa mencegah hal buruk.

Seperti yang Anda ketahui, modernisasi peralatan di Tiongkok akan selesai pada tahun 2027, kemudian negara-negara lain akan menyusul.

Langkah kedua, ketika peran Tiongkok menjadi sangat kuat, bukan tidak mungkin akan muncul cerita-cerita mengenai kemungkinan konflik dengan negara lain.

“Mungkin perangnya tidak akan sampai ke Indonesia, tapi di sisi lain kita mungkin akan terkena dampaknya,” ujarnya.

Selain itu, Ganjar juga menyerukan penguatan patroli di Laut Cina Selatan. Oleh karena itu, berbagai sarana dan prasarana diperlukan bagi TNI untuk melakukan patroli.

Selain itu, jika Ganjar dilantik sebagai presiden, ia akan menunjukkan kedaulatan Indonesia dengan memanfaatkan gas di Laut Natuna.

“Gas yang ada di Norda Natura harus dieksploitasi sendiri. Untuk menunjukkan kekuatan kita kepada dunia,” pungkas Ganjar Pranowo.

Sebelumnya, PT Pertamina kini berkesempatan menggarap potensi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Natuna. Menyusul kemudian, ada langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menunjuk PT Pertamina East Natuna sebagai pengelola Wilayah Kerja (WK) East Natuna.

Penandatanganan kontrak bagi hasil WK Natuna Timur antara Satuan Tugas Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) dan Kontraktor Kerjasama (KKKS) dihadiri oleh Direktur Jenderal Migas Tutuka Ariadji di Jakarta.

WK East Natuna merupakan WK yang diusulkan untuk dikelola langsung oleh PT Pertamina Hulu Energi yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero).

Tutuka menjelaskan, Pertamina East Natuna berhak mendapatkan 1 survei G&G, akuisisi data 3D deism sepanjang 430 km2 dan 1 sumur eksplorasi dengan total investasi USD 12.500.000 atau setara Rp 187 miliar dan bonus penandatanganan USD 500.0004 atau sekitar Rp 7004. miliaran.

Selain itu, Tutuka juga menyaksikan dua WK hasil lelang penawaran langsung tahap II tahun 2022 antara Satuan Tugas Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) dan Kontraktor Kerjasama (KKKS). Jadi total investasi untuk ketiga WK ini adalah $22.700.000 dan bonus penandatanganannya adalah $600.000.

Yakni WK Sangkar dan Peri Mahakam (WK Eksplorasi) yang merupakan kawasan migas yang dilelang pemerintah melalui lelang langsung tahap II tahun 2022 periode November 2022 – Januari 2023 dan diumumkan pemenangnya pada 22 Februari 2023. WK Eksplorasi . kontrak bagi hasil ketiga WK tersebut berjangka waktu 30 tahun.

“Seluruh KKKS telah memenuhi kewajiban finansialnya untuk membayar bonus penandatanganan dan menyerahkan jaminan kinerja sesuai ketentuan yang berlaku sebelum penandatanganan kontrak kerja sama,” kata Tutuka dalam keterangannya, dikutip Rabu (31/5/2023).

Perlu diketahui, Blok Sangkar akan dikerjakan oleh PT Saka Eksplorisani Timur dengan hak kegiatan meliputi 2 studi G&G dan akuisisi data seismik 3D seluas 150 km2. Dengan total nilai investasi sebesar USD 3.000.000 dan bonus penandatanganan sebesar USD 50.000.

Kemudian blok Peri Mahakam diolah oleh ENI Peri Mahakam Limited (49 persen) dan Pertamina Hulu Borneo (51 persen).

Memenuhi syarat untuk kegiatan Studi 3G&G; Pengumpulan data seismik 3D 150 km2; dan 1 sumur eksplorasi dengan total investasi sebesar USD 7,200,000 dan bonus penandatanganan sebesar USD 50,000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *