Ucie Sucita Sebut Ia Diminta Bernyanyi oleh Para Korban di Tenda Pengungsian: Kalau Aku Pesulap, Pasti Mereka Minta Aku Main Sulap

oleh -25 Dilihat
oleh

Setelah INFOKUTIM.COM mendapat berbagai kritik terkait kemunculannya di posko pengungsian gempa Jakarta Sumedang, Ucie Sucita memberikan klarifikasi lewat keterangannya. Ucie Sucita yang berasal dari Sumedang menceritakan alasan di balik keputusannya memberikan hiburan di situasi sulit.

Saat diwawancarai sejumlah media, Rabu (3/1/2024), Ucie Sucita mengatakan kehadirannya di Sumedang merupakan bentuk kepedulian dan silaturahmi terhadap keluarga dan kerabat korban gempa Sumedang.

“Sebenarnya ceritanya sebagai warga Sumedang yaitu warga kelahiran Sumedang, saya terpanggil untuk mengurus para korban gempa, terutama keluarga saya, saudara-saudara saya yang sebagian besar tinggal di Sumedang ya, jadi Saya datang ke Sumedang tanpa kehilangan apa pun, saya sangat menginginkan persahabatan,” ujarnya.

Ucie Sucita menjelaskan, tidak ada konsep atau rencana acara khusus di lokasi pengungsian.

Semuanya terjadi dengan streaming, bahkan tanpa host (MC).

“Kami datang ke pengungsian, tidak ada konsepnya, tidak ada MC, jadi mengalir begitu saja,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan di postingan tersebut sebagian besar diisi dengan ungkapan simpati, reparasi, doa bersama, dan permohonan. Namun dalam suasana duka tersebut, Ucie Sucita mendapat permintaan dari masyarakat untuk memberikan hiburan.

“Banyak sekali masyarakat yang terdampak bencana, kami semua menyampaikan simpati, kami memberikan santunan, kami berdoa bersama, kami berdoa bersama, namun pada akhirnya ada permohonan untuk menghibur masyarakat yang berduka. menghibur.” Lanjut Ucie Sucita.

Karena dikenal sebagai penyanyi, Ucie Sucita mengatakan wajar jika diajak bernyanyi untuk pengungsi. Ia juga mengatakan, para pengungsi korban saat itu sangat bahagia.

Videonya bisa dilihat sendiri, media Sumedang mengunggah saya bernyanyi, masyarakat juga heboh, anak-anak menari, bahkan ibu dan nenek gemetar, kata Ucie Sucita.

“Aku nyanyi juga, soalnya mereka minta aku, nyanyi, nyanyi, minum teh. Kita ke sana untuk berbagi kebahagiaan ya. Mungkin kalau aku jadi penyihir, mereka minta aku main sulap,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *